Macam- Macam Alat Bedah Dan Fungsinya

Mendengar kata bedah mungkin bisa menyebabkan beberapa orang merinding. Tidak bisa dipungkiri bahwa proses bedah masih sangat ditakuti oleh sebagian masyarakat. Namun dengan majunya teknologi, maka bedah bukanlah sesuatu yang harus ditakutkan lagi. Terlebih dengan adanya alat bedah yang terdiri dari berbagai macam yang dapat membantu dokter bedah untuk menjalankan tugasnya dengan lebih baik. Bayangkan saja jika dokter bedah bekerja tanpa alat-alat penunjang, maka dokter pun akan kesulitan.

Dokter bedah merupakan spesifikasi khusus seorang dokter sehingga tidak semua dokter memiliki kewenangan untuk melakukan bedah. Dengan begitu, alat-alat bedah memang harus sangat diketahui benar oleh seorang dokter bedah. Lalu bagaimana dengan orang-orang yang masih awam dengan peralatan bedah? Saat ini sudah banyak film-film luar negeri yang menggunakan latar belakang dunia medis untuk plot cerita dan disana sering diperlihatkan dan disebutkan berbagai macam alat bedah. Namun untuk lebih jelasnya, mari kita kenali beberapa dari alat-alat medis yang digunakan untuk proses bedah.

– Scalpel

Ini merupakan alat utama dan pertama, scalpel atau pisau bedah. Pisau bedah ini digunakan untuk melakukan pembedahan pada pasien. Pisau ini terdiri dari berbagai macam ukuran yang disesuaikan dengan fungsinya. Ada pisau operasi atau scalpel blade dan juga pegangan pisau atau scalpel handle. Tentu saja pisau ini harus senantiasa tajam dan steril jika hendak digunakan untuk proses pembedahan.

– Gunting

Gunting tidak hanya digunakan didunia jahit menjahit. Ia juga digunakan didunia medis dan pembedahan. Ada beberapa jenis gunting yang digunakan untuk bedah seperti gunting verband, gunting pembedahan, dan gunting dissecting. Fungsi gunting sebagai alat bedah yaitu untuk memotong jaringan tubuh atau memotong benang jahitan. Gunting bedah pun memiliki berbagai ukuran yang sudah diatur standarisasinya. Tentu saja untuk bentuknya berbeda dengan gunting pada umumnya.

– Forceps

Forceps merupakan alat jepit yang digunakan untuk menjepit atau memegang sesuatu ketika proses bedah berlangsung. Forceps ada yang berbentuk pinset ada juga yang berbentuk klem. Keduanya memiliki jenis yang beragam juga. Setiap jenis memiliki kegunaan atau fungsinya masing-masing. Misalnya saja klem arteri merupakan penjepit atau klem yang digunakan untuk menjepit pembuluh darah. Serta peritoneum forceps yang berfungsi untuk menjepit jaringan selaput perut saat dibedah.

– Needle holders & Suture

Needle holders juga sangat sering digunakan dalam dunia bedah. Setelah dibedah tentu dokter akan menjahit kembali bagian yang terbuka menggunakan jarum khusus. Jarus tersebut tidak dipegang oleh tangan namun menggunakan needle holders ini yang berbentuk menyerupai sebuah gunting. Kemudian yang digunakan untuk menjahit tentu saja benang jahit atau disebut dengan istilah suture dalam dunia medis. Ada dua ketegori suture yang biasa digunakan yaitu suture yang bisa diabsorsi tubuh sehingga tidak perlu melakukan pembukaan jahitan. Lalu ada jenis suture yang tidak dapat diabsorsi tubuh sehingga beberapa waktu setelah dijahit, maka benang harus diambil.

Itulah beberapa alat bedah yang digunakan didunia medis yang bisa sedikit kita kenali macam dan fungsinya. Setiap alat memiliki jenis yang berbeda dan ukuran yang beragam disesuaikan dengan fungsinya. Biasanya, alat-alat tersebut didatangkan dari distributor alat kesehatan yang bekerja sama dengan rumah sakit serta jenis balai pengobatan. Setiap alat-alat yang digunakan untuk proses bedah harus senantiasa steril. Maka dari itu, setiap akan melakukan bedah, semua alat akan disterilkan terlebih dahulu demi keamanan pasien dan tenaga medisnya.

Macam- Macam Alat Bedah Dan Fungsinya